Tekanan pasar terjadi meski inflasi tahunan Korea Selatan naik menjadi 3,1 persen pada Agustus dari 2,8 persen pada Juli.
Pemerintah memperkirakan inflasi berada di kisaran 2,5 persen apabila dampak sementara dari basis perhitungan tagihan telepon seluler dikecualikan.
Pelemahan juga meluas ke bursa utama Asia lainnya. Shanghai Composite turun 1,11 persen, Hang Seng Hong Kong merosot 1,16 persen, dan ASX 200 Australia melemah 1,09 persen.
Di tengah aksi jual tersebut, Straits Times Index (STI) Singapura menjadi pengecualian dengan naik tipis 0,07 persen. (Aldo Fernando)