Tekanan inflasi akibat tingginya harga energi, ditambah kekhawatiran terhadap membengkaknya utang pemerintah, telah memicu sejumlah aksi jual di pasar obligasi dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi tersebut mendorong biaya pinjaman ke level tertinggi dalam beberapa dekade di berbagai negara. (Aldo Fernando)