IDXChannel – Bursa saham Asia bergerak variatif pada awal perdagangan Selasa (24/2/2026) setelah aksi jual di Wall Street semalam mengguncang investor.
Sentimen tertekan oleh meningkatnya ketidakpastian terkait kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump serta naiknya tensi geopolitik.
Hingga pukul 08.35 WIB, indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,80 persen seiring pasar Jepang kembali dibuka setelah libur.
Pasar Jepang dan China kembali dari libur pada Selasa, menambah likuiditas di pasar regional.
Shanghai Composite terkerek 0,75 persen, tetapi Hang Seng Hong Kong melemah 1,59 persen.