sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Carsurin (CRSN) Bidik Laba Naik Tajam pada 2026 usai Tuntaskan Ekspansi Masif

Market news editor Rahmat Fiansyah
21/05/2026 19:05 WIB
PT Carsurin Tbk (CRSN) memproyeksikan adanya perbaikan profitabilitas pada 2026 dengan menargetkan pertumbuhan laba bersih hingga tiga kali lipat.
PT Carsurin Tbk (CRSN) memproyeksikan adanya perbaikan profitabilitas pada 2026 dengan menargetkan pertumbuhan laba bersih hingga tiga kali lipat. (Foto: Ist)
PT Carsurin Tbk (CRSN) memproyeksikan adanya perbaikan profitabilitas pada 2026 dengan menargetkan pertumbuhan laba bersih hingga tiga kali lipat. (Foto: Ist)

"Dengan menggunakan double declining method, yang mengakibatkan tingginya nilai biaya depresiasi di tahun pertama dan kedua berdasarkan investasi barang-barang tersebut," katanya dalam Paparan Publik di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Ivonne menambahkan, Carsurin juga akan mengurangi alokasi belanja modal pada 2026 menjadi Rp26,3 miliar. Untuk ke depan, perseroan akan fokus berupaya mengoptimalkan belanja modal yang telah direalisasikan.

"Diharapkan untuk tahun-tahun berikutnya, nilai investasi yang kami rencanakan tidak terlalu besar seperti tahun 2025. Tahun 2026, kami upayakan itu menargetkan untuk mengoptimalisasi barang aset yang telah dibeli untuk memaksimalkan operasional kinerja perusahaan," ujarnya.

Berdasarkan catatan IDX Channel, belanja modal Carsurin dalam tiga tahun terakhir cukup besar. Pada 2023, realisasi belanja modal mencapai Rp109 miliar, kemudian 2024 dan 2025 masing-masing mencapai Rp78 miliar dan Rp38 miliar.

Besarnya belanja modal tersebut menandakan ekspansi besar-besaran yang dilakukan oleh perseroan. Pada 2023 dan 2024, arus kas bebas (free cash flow/FCF) tercatat negatif meski pada 2025 mulai positif sebesar Rp6 miliar dengan arus kas operasional (operating cash flow/CFO) Rp44 miliar.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement