sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Catatkan Kinerja Positif, RMKE Kantongi Pendapatan Rp815,6 Miliar di Kuartal I-2026

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
04/05/2026 18:59 WIB
RMKE mencatatkan pertumbuhan kinerja pada kuartal I 2026 dengan pendapatan usaha mencapai Rp815,6 miliar, atau meningkat 2,4 kali lipat dibandingkan periode ya
Catatkan Kinerja Positif, RMKE Kantongi Pendapatan Rp815,6 Miliar di Kuartal I-2026. (Foto: ilustrasi)
Catatkan Kinerja Positif, RMKE Kantongi Pendapatan Rp815,6 Miliar di Kuartal I-2026. (Foto: ilustrasi)

IDXChannel – PT RMK Energy Tbk (RMKE) mencatatkan pertumbuhan kinerja pada kuartal I 2026 dengan pendapatan usaha mencapai Rp815,6 miliar, atau meningkat 2,4 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan pendapatan tersebut ditopang oleh pertumbuhan pada segmen penjualan dan jasa batubara, seiring optimalisasi infrastruktur logistik Perseroan, termasuk operasional jalur pengangkutan (hauling road) yang mulai berjalan sejak 2025.

Dari sisi operasional, volume penjualan batubara RMKE tercatat sebesar 1,0 juta ton hingga Maret 2026, meningkat 3,8 kali lipat secara tahunan (year-on-year/YoY). Peningkatan ini turut didukung kenaikan rata-rata harga jual sebesar 5,6 persen YoY menjadi Rp611.396 per ton.

Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra, mengatakan kinerja kuartal pertama mencerminkan hasil dari strategi integrasi bisnis yang dijalankan Perseroan.

“Kenaikan pendapatan yang signifikan pada kuartal pertama ini merupakan buah dari strategi integrasi hulu-hilir yang kami jalankan. Sebagian besar pertumbuhan segmen penjualan berasal dari pembeli strategis global. Dengan infrastruktur yang semakin lengkap, kami optimistis dapat terus meningkatkan volume trading dan mengoptimalkan margin saat harga pasar mendukung,” ujar Vincent dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026).

Perseroan menyebut ekspansi basis pelanggan, termasuk pembelian batubara dari pelanggan baru yang terhubung langsung dengan fasilitas RMKE, menjadi salah satu pendorong pertumbuhan volume. Strategi ini juga memberikan fleksibilitas dalam meningkatkan aktivitas trading di tengah dinamika harga batubara.

Sementara itu, segmen jasa pengangkutan melalui hauling road mencatat pertumbuhan signifikan. Volume pengangkutan meningkat 5,4 kali lipat menjadi 470,2 ribu ton pada kuartal I 2026, dibandingkan 86,4 ribu ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini terjadi di tengah implementasi regulasi pemerintah daerah yang melarang penggunaan jalan umum untuk angkutan batubara sejak 1 Januari 2026, sehingga mendorong pemanfaatan jalur hauling road sebagai alternatif logistik.

Di sisi lain, volume muatan tongkang mengalami penurunan 14,4 persen YoY menjadi 1,7 juta ton. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh faktor musiman, termasuk cuaca ekstrem, periode administrasi RKAB di awal tahun, serta hari libur nasional. Namun, dampaknya terhadap kinerja dinilai dapat diimbangi oleh kontribusi dari segmen hauling road.

Dari sisi profitabilitas, RMKE membukukan laba kotor sebesar Rp101,2 miliar, tumbuh 19,6 persen YoY. Kontribusi laba kotor didominasi oleh segmen jasa sebesar 79,0 persen, sementara segmen penjualan menyumbang 21,0 persen.

Laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp55,7 miliar, meningkat 8,2 persen YoY. Sementara itu, rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) berada di level 0,54 kali.

Direktur Keuangan RMKE, Edwin, menambahkan segmen jasa hauling road berperan dalam menjaga stabilitas kinerja, khususnya pada periode awal tahun.

“Segmen jasa pengangkutan via hauling road telah membuktikan perannya sebagai kontributor utama dalam menjaga stabilitas kinerja saat periode low season di awal tahun. Dengan berlakunya larangan penggunaan jalan umum, hauling road kami kini menjadi aset strategis. Kami yakin dengan pondasi yang kuat dan cuaca yang mulai membaik, RMKE berada di jalur yang tepat untuk merealisasikan target tahun ini dan menangkap peluang pasar jangka panjang,” jelasnya.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement