IDXChannel - PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mengantongi laba bersih Rp237 miliar pada kuartal I-2026.
Laba tersebut tumbuh 74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp137 miliar.
Direktur Central Omega Feni Silviani Budiman mengatakan, fokus perseroan pada kualitas pendapatan melalui optimalisasi bauran produk dan efisiensi biaya.
"Meskipun kami melakukan penyesuaian volume produksi mengikuti regulasi RKAB terbaru dari pemerintah, fundamental keuangan kami tetap solid dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pemegang saham," katanya dalam keterangan di keterbukaan informasi BEI, Jumat (30/4/2026).
Sejalan dengan itu, pendapatan juga tumbuh 20 persen menjadi Rp506 miliar dari Rp421 miliar pada kuartal I-2025.
Efisiensi beban pokok turun 13 persen menjadi Rp175 miliar sehingga laba kotor meningkat 51 persen menjadi Rp331 miliar. EBITDA perseroan tercatat Rp335 miliar, naik 57 persen dari Rp214 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun produksi bijih nikel perseroan tercatat sebesar 554 ribu ton dan penjualan 755 ribu ton.
(DESI ANGRIANI)