AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

China Potong Suku Bunga, Bursa Asia Bergerak Variatif

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Senin, 15 Agustus 2022 10:25 WIB
Pergerakan bursa di kawasan Asia terpantau bergerak variatif usai keputusan China yang memotong suku bunganya.
China Potong Suku Bunga, Bursa Asia Bergerak Variatif. (Foto: MNC Media)
China Potong Suku Bunga, Bursa Asia Bergerak Variatif. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pergerakan bursa di kawasan Asia terpantau bergerak variatif usai keputusan China yang memotong suku bunganya. Negeri Tirai Bambu berharap pemotongan ini bisa menjadi stimulus untuk membalikkan kondisi di tengah melempemnya kinerja ekonomi.

Dikutip dari investing.com, Senin (15/8/2022), indeks MSCI Asia di luar Jepang bergerak naik cenderung stagnan pagi ini. Di mana indeks naik sebanyak 1,52 poin atau 0,30 persen ke 510,11.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,99 persen ke  28.830,90; ASX Australia bertambah 0,43 persen di 7.320,50; Shanghai Composite China turun 0,22 persen ke 3.269,74.

Kemudian indeks Hang Seng Hong Kong mengalami koreksi sebesar 0,61 persen ke 20.053,52; sedangkan TSEC 50 Taiwan 0,63 persen di 15.385,68. Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,26% di 7.147,52 pada pagi ini.

Sementara itu, investor masih harap-harap cemas melihat kinerja Wall Street apakah dapat mempertahankan reli karena inflasi AS telah mencapai puncaknya berkat kemungkinan komentar hawkish dari the Federal Reserve pada pekan ini, atau sebaliknya.

"Risalah FOMC pada hari Rabu akan memperkuat nada hawkish dari pembicara Fed baru-baru ini yang belum selesai pada suku bunga dan inflasi," kata direktur ekonomi di NAB, Tapas Strickland, memberi peringatan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD