IDXChannel - Emiten air minuman dalam kemasan (AMDK) PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mencatatkan pertumbuhan penjualan 6 persen secara tahunan menjadi Rp2,09 triliun hingga kuartal III/2025.
CEO CLEO Melisa Patricia menyampaikan capaian tersebut melampaui pertumbuhan historis rata-rata industri AMDK Indonesia yang biasanya berada di kisaran 5 persen per tahun.
Kinerja ini dinilai mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga momentum penjualan di tengah dinamika pasar.
Pada periode ini, seluruh segmen usaha CLEO mencatat hasil positif. Segmen botol menjadi kontributor terbesar dengan penjualan Rp1,15 triliun atau naik 7 persen secara tahunan.
Sementara itu, segmen non botol membukukan kenaikan 4 persen menjadi Rp897,02 miliar.
Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk CLEO sebesar Rp305,12 miliar hingga September 2025.
“Pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi kami, di mana ekspansi dan inovasi melalui peluncuran produk baru telah memberikan fondasi yang kuat bagi kinerja Perusahaan. Kami yakin, dampak positif dari strategi ini akan semakin terlihat pada tahun mendatang,” ujarnya di Jakarta, Minggu (30/11).
Hingga saat ini, CLEO mengoperasikan 32 pabrik di berbagai wilayah Indonesia.
Melissa membidik tiga pabrik baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru dapat beroperasi penuh pada 2026.
"Ini merupakan sebagai bagian dari ekspansi kapasitas perusahaan," jelasnya (Wahyu Dwi Anggoro)