Sementara itu, sisa dana akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja atau capital expenditure (capex) perseroan maupun entitas anak.
Aksi korporasi ini berpotensi menimbulkan efek dilusi yang signifikan bagi pemegang saham eksisting. Perseroan memperkirakan tingkat dilusi dapat mencapai hingga 76,92 persen setelah pelaksanaan waran.
Sebelumnya, COCO juga telah melaksanakan rights issue tahap II dengan nilai sekitar Rp267 miliar. Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan menawarkan sebanyak 2.669.591.943 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham.
(DESI ANGRIANI)