AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

CT Rugi Rp11,2 Triliun Akibat Saham Garuda, Ini Tanggapan Wamen BUMN

MARKET NEWS
Suparjo Ramalan/Sindonews
Kamis, 10 Juni 2021 11:10 WIB
Pemegang 28 persen saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) sekaligus pengusaha Chairul Tanjung (CT) diklaim mengalami kerugian Rp11,2 triliun.
CT Rugi Rp11,2 Triliun Akibat Saham Garuda, Ini Tanggapan Wamen BUMN (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemegang 28 persen saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) sekaligus pengusaha Chairul Tanjung (CT) diklaim mengalami kerugian Rp11,2 triliun akibat kinerja Garuda yang tidak kunjung membaik. 

Menanggapi kerugian tersebut, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo menyebut, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dewan Komisaris dan pemegang saham minoritas. Komunikasi tersebut seputar kondisi keuangan Garuda Indonesia yang kian merugi. 

Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas mencatat, ada surat berharga atau sukuk dan instrumen dolar yang dibeli investor. 

"Kita berkomunikasi dengan komisaris dan pemegang saham, yang menjadi tantangan saat ini, ada sukuk dan instrumen dolar dibeli investor, ini kondisinya," ujar Tiko sapaan akrab Kartika, Kamis (10/6/2021). 

Tiko menyebut, pihaknya akan memberi notifikasi kepada pemegang saham untuk melakukan penundaan pembayaran terlebih dahulu. Langkah itu untuk mencegah tekanan keuangan atau memproteksi cash flow emiten pelat merah tersebut. Di samping itu, ada upaya restrukturisasi utang Garuda kepada kreditur yang mencapai Rp 70 triliun. 
 
"Kita notif untuk tunda pembayaran dulu, secara legal, untuk memproteksi cash flow Garuda, perusahaan restruktur cash flow bisa freezer, komunikasi ke kreditur untuk moratorium untuk solusi terbaik," katanya. 

Saat ini hanya ada 50 pesawat Garuda Indonesia yang dioperasikan manajemen. Minimnya operasional maskapai penerbangan pelat merah disebabkan terbatasnya cash flow perusahaan.

"Saat ini beroperasi minimum sekitar 50-an pesawat, kita harus mengambil tindakan yang drastis, maka ini tinggal tunggu waktu karena cash flow terbatas, setiap bulan minus, kami sedang lakukan kajian dengan para advisor untuk mengambil tindakan dengan kreditur," kata Tiko. 

Sebelumnya diberitakan, Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Peter F. Gontha menyebut Chairul Tanjung mengalami kerugian akibat kinerja maskapai penerbangan pelat merah yang kian merugi. Adapun jumlah kerugian mencapai Rp 11,2 triliun. 

Kabar kerugian pun disampaikan Peter melalui akun Instagram @petergontah yang dipublikasi pada Jumat malam, 4 Juni 2021. 
"Memang saya mewakili orang yang memegang saham minoritas, artinya dikit lah cuman 28 persen, yaitu Chairul Tanjung (CT). Tapi sih, minoritas yang sudah rugi Rp 11 triliun," tulis Peter.  (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD