sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dana Asing Mulai Balik Arah, Pasar Saham RI Lebih Prospektif di 2026

Market news editor Desi Angriani
18/01/2026 11:07 WIB
Optimisme tersebut muncul setelah pasar modal sepanjang 2025 bergerak dalam volatilitas tinggi akibat dinamika arus dana asing
Dana Asing Mulai Balik Arah, Pasar Saham RI Lebih Prospektif di 2026 (Foto: iNews Media Group)
Dana Asing Mulai Balik Arah, Pasar Saham RI Lebih Prospektif di 2026 (Foto: iNews Media Group)

“Hingga penutupan Desember 2025, IHSG naik 22,1 persen ke level 8.646. Penguatan ini terutama didorong oleh saham-saham konglomerasi seperti DSSA, DCII, BRPT, TLKM, ASII, dan BRMS,” ujar Direktur PT Insight Investments Management, Camar Remoa, dalam paparan Market Outlook 2026, dikutip Minggu (18/1/2026).

Sebaliknya, saham-saham big cap tradisional, khususnya perbankan yang mendominasi indeks LQ45 dan SRI Kehati, mencatatkan kenaikan yang relatif terbatas. Indeks LQ45 hanya menguat 2,41 persen, sementara SRI Kehati naik 2,02 persen sepanjang 2025.

Memasuki 2026, Camar menilai pemulihan ekonomi domestik yang semakin solid berpotensi menjadi katalis utama bagi pasar saham. Pulihnya daya beli masyarakat diperkirakan akan mendorong perbaikan kinerja emiten, sekaligus membuka ruang bagi investor untuk kembali memburu peluang pertumbuhan di bursa.

Selain faktor domestik, peluang liquidity easing global juga menjadi sentimen positif. Tren penurunan suku bunga serta potensi kebijakan Quantitative Easing di Amerika Serikat dinilai dapat memperbaiki ekspektasi pertumbuhan ekonomi global dan mendorong aliran modal asing masuk ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Likuiditas yang lebih longgar berpotensi meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk pasar saham dan reksa dana berbasis saham,” kata Camar.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement