
Rully menilai struktur kepemilikan tersebut menunjukkan bahwa kepemilikan langsung oleh pengelola dana pada saham HSC relatif terbatas.
Dengan demikian, potensi aksi jual akibat perubahan eksposur indeks tidak serta-merta akan berasal dari reksa dana, dana pensiun, dan perusahaan asuransi.
"Tekanan jual aktual masih akan bergantung pada komposisi investor, eksposur terhadap benchmark, dan implementasinya," tulis Rully dalam riset 20 Oktober 2026.
BEI sendiri berencana mengecualikan sekitar 80 saham HSC, atau sekitar 18 persen dari IHSG menurut estimasi BEI, mulai awal November 2026.
Rully menilai langkah tersebut dapat membuat IHSG lebih merepresentasikan saham yang tersedia bagi investor independen, mengingat kapitalisasi pasar yang besar tidak selalu berarti jumlah saham yang beredar di publik juga besar.