Perubahan tersebut juga berpotensi menggeser sumber utama pergerakan IHSG.
Dengan dikeluarkannya saham HSC, indeks akan semakin bertumpu pada saham-saham berkapitalisasi besar dengan struktur kepemilikan yang lebih tersebar, terutama sektor keuangan.
Berdasarkan perhitungan sederhana menggunakan kapitalisasi pasar penuh dari saham yang tersisa, porsi empat bank terbesar berpotensi meningkat dari 16,1 persen menjadi sekitar 22,4 persen. Namun, bobot aktual akan bergantung pada metodologi final BEI.
Menurut Rully, pengecualian saham HSC merupakan bagian dari penyempurnaan reformasi pasar modal dan melengkapi rencana peningkatan keterbukaan status afiliasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen.
Meski demikian, kebijakan tersebut tidak secara langsung menentukan keputusan MSCI terhadap status pasar Indonesia.
Kemajuan dalam transparansi kepemilikan, effective free float, dan penegakan aturan tetap menjadi faktor penting dalam merespons kekhawatiran yang disampaikan MSCI pada konsultasi 15 Oktober 2026. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.