Richard berharap penyelenggaraan ini dapat semakin memperkenalkan kapasitas NICE sebagai fasilitas MICE unggulan dan membuka peluang bagi penyelenggaraan MICE berskala nasional maupun internasional di masa mendatang, serta terus mendorong pertumbuhan aktivitas bisnis konvensi dan pameran di Indonesia.
Dia mengungkapkan, CBDK memandang penyelenggaraan Danantara Housing Expo 2026 di NICE menjadi salah satu momentum yang menegaskan kesiapan fasilitas NICE dalam mengakomodasi kegiatan berskala nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu area konvensi terbesar di Indonesia.
Berdiri di atas area seluas 19 hektare dengan bangunan seluas ±300 ribu m² serta memiliki kapasitas hingga 104 ribu pengunjung, NICE diharapkan dapat terus menarik berbagai kegiatan MICE berskala nasional maupun internasional serta memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi di kawasan PIK2.
Pameran ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Program 3 Juta Rumah, yang merupakan salah satu program prioritas Pemerintahan Prabowo Subianto dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau di seluruh Indonesia.
Mengusung konsep ekosistem hunian terintegrasi, pameran ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi serta berbagai pilihan solusi kepemilikan rumah dalam satu tempat, dengan menghadirkan lebih dari 120 ribu unit hunian yang mencakup rumah tapak dan apartemen dengan lebih dari 130 pengembang swasta maupun BUMN.
Salah satu daya tarik Danantara Housing Expo 2026 adalah tersedianya berbagai alternatif pembiayaan perumahan melalui Himbara dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI (BRIS). Masyarakat dapat memanfaatkan beragam skema pembiayaan, termasuk pilihan tenor hingga 40 tahun melalui program yang ditawarkan Himbara, serta uang muka mulai dari 1 persen dan suku bunga mulai dari 2,75 persen.
(Dhera Arizona)