sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Danantara Sebut Investasi di BEI untuk Jangka Panjang

Market news editor Yuswantoro
19/05/2026 14:24 WIB
Danantara menyatakan, investasi di BEI menjanjikan untuk jangka panjang seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Danantara menyatakan, investasi di BEI menjanjikan untuk jangka panjang seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Foto: iNews Media/Isra Triansyah)
Danantara menyatakan, investasi di BEI menjanjikan untuk jangka panjang seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Foto: iNews Media/Isra Triansyah)

IDXChannel - Danantara menyatakan, investasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjanjikan untuk jangka panjang seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten. Dengan demikian, investasi tersebut tak terpengaruh dengan fluktuasi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

CEO Danantara, Rosan Roeslani mengatakan, strategi investasi Danantara di pasar modal Indonesia juga bersifat jangka panjang. Saat ini, saham-saham BUMN di bawah Danantara yang terdaftar di BEI memiliki fundamental yang baik serta imbal hasil (yield) yang tinggi.

“Mungkin dalam hal ini yang ingin saya sampaikan bahwa ya kalau kita lihat investasi di bursa, buat kami di Danantara ini adalah investasi jangka panjang dan kalau kita lihat bahwa BUMN yang ada di bursa kalau kita lihat secara satu per satu, contohnya Himbara ataupun mineral kita, itu yield-nya juga sangat baik di atas 10-11 persen” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Rosan saat mendampingi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang melaksanakan kunjungan ke Gedung BEI, Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Dia juga mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI dalam melakukan berbagai pembenahan untuk memperkuat pasar modal Indonesia.

“Dan kemudian kalau kita lihat lagi dengan, saya masih kasih apresiasi ke OJK dan juga ke bursa dengan beberapa alternative action-nya dalam rangka terus menyempurnakan bursa kita menjadi lebih baik, lebih transparan, lebih governance, to deepen also our capital market (memperdalam pasar modal kita),” katanya.

Rosan mengatakan proses pembenahan tersebut diyakini akan meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun asing terhadap pasar modal Indonesia. Dia pun mengatakan pendekatan investasi di pasar modal tidak bisa dilihat dalam jangka pendek.

“Ya, tetapi memang kalau kita lihat, oh hari ini, besok, ada seminggu lagi, kan approach (pendekatan) kita itu bukan harian. Approach kita bukan bulanan. Approach kita itu jangka panjang,” kata Rosan.

Menurut dia, pertumbuhan jumlah investor ritel menjadi indikator positif bahwa pasar modal Indonesia masih dipercaya masyarakat. Rosan menyebut jumlah investor pasar modal kini mencapai 26-27 juta investor atau naik dibanding tahun lalu yang sekitar 20 juta investor.

“Nah, tentunya logikanya bahwa peningkatan ini terjadi kenapa? Karena investor kita yakin bahwa bursa kita ini makin baik ke depannya dan promising,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan pengelola bursa dan regulator mengenai langkah memperkuat kepercayaan investor, baik investor global maupun investor ritel domestik. 

“Kami tadi sudah banyak berdiskusi tadi di atas, bagaimana kita meyakinkan untuk menguatkan investor global yang masuk di bursa dan sedang di bursa,” kata Dasco. 

Dia kemudian menyinggung pertumbuhan investor ritel yang dinilai terus meningkat di tengah kondisi pasar yang bergejolak. 

“Tetapi juga tadi kami juga banyak berdiskusi bagaimana kemudian investor ritel yang ada terus tumbuh dan berkembang dengan kami kemudian mendengarkan paparan dari pengelola bursa, bagaimana mereka kemudian menyempurnakan regulasi-regulasi yang bisa kemudian meyakinkan dan juga kemudian membuat para investor lokal merasa nyaman,” ujarnya.

Menurut Dasco, penguatan fundamental pasar modal Indonesia akan membuat bursa semakin kuat ke depan. 

“Sehingga tadi kita lihat bahwa pertumbuhan investor lokal atau ritel terus bertambah dan itu kemudian dengan fundamental yang ada, kita yakin dan percaya bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat. Mudah-mudahan kita akan lihat hasilnya setelah tanggal 29 (Mei) ini,” katanya.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement