Meski begitu, segmen obat resep tetap memberikan kontribusi signifikan dengan pendapatan sebesar Rp666 miliar, atau sebesar 30 persen dari total pendapatan Perseroan, sementara segmen ekspor dan toll manufacturing mencatat pertumbuhan yang kuat sebesar 27 persen dengan total pendapatan sebesar Rp257 miliar.
Di sisi profitabilitas, Darya-Varia tetap menjaga kinerja yang sehat melalui pengelolaan biaya yang disiplin, efisiensi operasional, serta penguatan bauran produk yang mendukung stabilitas kinerja keuangan
Memasuki 2026, tren pertumbuhan berlanjut dengan pendapatan kuartal satu mencapai Rp595 miliar, meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja ini didukung oleh kekuatan brand, portfolio produk yang solid, serta kepercayaan konsumen yang terus terjaga.
Sejalan dengan strategi pertumbuhan, perseroan terus memperkuat pipeline inovasi melalui peluncuran produk-produk baru di awal tahun ini, antara lain Natur-E Glothione, Natur-E Skin Start Hand & Body Lotion, serta Paratusin DMP di kategori cough & cold, guna memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
Sebagai bagian dari transformasi jangka panjang, Darya-Varia juga meluncurkan DiViLab, produk alat kesehatan terintegrasi yang menandai ekspansi ke sektor Medical Technology (MedTech) dan Connected Healthcare. Melalui DiViLab, Perseroan menghadirkan solusi pemantauan kesehatan berbasis IoT dan AI, termasuk DiViLab Optima 4-in-1 dan DiViLab CORE 3-in-1, yang memperkuat portofolio solusi kesehatan terintegrasi yang lebih mudah, terhubung, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
(Rahmat Fiansyah)