IDXChannel – Sejumlah katalis domestik dan global akan menjadi perhatian investor di pasar keuangan dalam sepekan ke depan.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), perkembangan konflik Iran-Kuwait, hingga rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) menjadi sejumlah faktor yang berpotensi memengaruhi arah pasar.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset Week Ahead: Key Catalysts menyebut RDG BI pada 22-23 September 2026 sebagai salah satu agenda utama yang akan dicermati investor. Rapat tersebut juga menjadi yang pertama bagi Destry Damayanti sebagai Gubernur BI definitif.
Konsensus pasar saat ini memperkirakan BI mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen. Selain keputusan suku bunga, investor juga akan mencermati sinyal kebijakan BI ke depan, terutama di tengah dinamika inflasi dan nilai tukar rupiah.
Di pasar global, perkembangan eskalasi konflik Iran-Kuwait menjadi swing factor utama.