IDXChannel - PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) menetapkan dividen tunai sebesar Rp144,9 miliar untuk tahun buku 2025. Dividen tersebut setara dengan Rp181 per saham.
Angka tersebut meningkat 5 persen dibandingkan tahun buku 2024 yang sebesar Rp172 per saham. Meski begitu, nominal dividen tersebut cenderung rendah dalam dua tahun terakhir di tengah penurunan penjualan.
San Miguel Malaysia selaku pengendali Delta Djakarta dengan 58,3 persen akan memperoleh repatriasi dividen sebesar Rp84,5 miliar di luar pajak. Sedangkan, Pemerintah Daerah DKI Jakarta akan memperoleh Rp38 miliar dengan kepemilikan 210 juta saham atau 26,25 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor perseroan.
Keputusan pembagian dividen tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di RA Suite Simatupang, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyepakati penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sekitar 39 persen sebagai dividen tunai.
Sepanjang tahun lalu, Delta Djakarta mencatat penjualan bersih Rp674,5 miliar, tumbuh 4 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp646,8 miliar. Meski meningkat, perseroan belum mampu menyamai angka penjualan sebelum pandemi Covid-19 yang mencapai Rp800 miliar.