Sejalan dengan kenaikan laba, pendapatan perseroan juga tercatat naik menjadi USD3,63 miliar atau setara Rp55,27 triliun atau 75,08 persen lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan, pendapatan segmen batu bara tercatat sebesar USD3,63 miliar atau Rp55,23 triliun. ITMG juga mencatatkan pendapatan dari segmen jasa sebesar USD2,49 juta atau Rp37,84 miliar.
Di urutan ketiga, ada PT United Tractors Tbk (UNTR) yang mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 104,34 persen pada tahun 2022. Adapun, laba bersih UNTR di periode ini mencapai Rp21 triliun, melesat dibanding tahun lalu yang hanya Rp10,3 triliun.
Kinerja ini tak terlepas dari lonjakan pendapatan bersih UNTR yang mencapai Rp123,6 triliun, atau naik 56 persen dari tahun 2021 sebesar Rp79,46 triliun.
Kontribusi terbesar pemasukan perusahaan grup Astra ini datang dari segmen kontraktor pertambangan senilai Rp47,36 triliun, disusul mesin konstruksi Rp36,49 triliun, hingga pertambangan batu bara Rp31,10 triliun.