Sebagai informasi, DEWA mengumumkan rencana buyback saham pada pertengahan November 2025. Buyback itu dilakukan tanpa skema RUPS merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 13/2023 dan Surat OJK tertanggal 17 September 2025.
Manajemen DEWA sebelumnya mengalokasikan dana buyback saham hingga Rp1,7 triliun. Namun, alokasi itu dikurangi separuhnya menjadi Rp950 miliar.
Buyback saham tersebut sepenuhnya bersumber dari kas internal perseroan. Hingga 30 September 2025, posisi kas dan setara kas DEWA tercatat Rp1,17 triliun.
Pada perdagangan Jumat sore, harga saham DEWA ditutup menguat 9,73 persen ke Rp620. Dalam setahun terakhir, saham DEWA melesat lebih dari 460 persen dan melambungkan nilai kapitalisasi pasarnya menjadi Rp25,2 triliun.
(Rahmat Fiansyah)