IDXChannel - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) cukup percaya diri dalam memamerkan ketahanan di tengah sejumlah tekanan yang datang dari faktor eksternal, khususnya dinamika geopolitik internasional.
Hal tersebut terkonfirmasi dari kemampuan Perseroan meningkatkan laba bersih hingga 49,6 persen, dari sebelumnya tercatat sebesar Rp336 miliar pada 2024 menjadi Rp503 miliar pada 2025 lalu.
Porsi pertumbuhan laba setebal itu berhasil diamankan di tengah perolehan pendapatan yang turun tipis, dari semula Rp3,86 triliun pada 2024, menjadi Rp3,74 triliun pada 2025, alius susut sekitar tiga persen secara tahunan (year on year/YoY).
"Alhamdulillah, di tengah ketegangan geopolitik yang berkepanjangan, volatilitas pasar energi, gangguan rantai pasokan, dan perlambatan pertumbuhan global serta fragmentasi perdagangan yang meningkat, Perseroan mampu mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025," ujar Direktur Utama sekaligus CHief Executive BNBR, Anindya Novyan Bakrie, dalam Paparan Publik (Public Expose/PE), yang digelar usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan(RUPST) Perseroan, Jumat (12/6/2026).
Menurut Anindya, kontributor terbesar pendapatan berasal dari Grup Bakrie Metal Industries (BMI) sebesar Rp2,2 triliun, disusul Grup VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) Rp1,08 triliun dan Grup Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Rp464,2 miliar.