Ke depan, BNBR menegaskan fokus pengembangan bisnis akan diarahkan pada sektor infrastruktur fisik dan digital, sekaligus memperluas portofolio industri berkelanjutan di bidang kendaraan listrik dan energi hijau.
Di lini infrastruktur, anak usaha BNBR melalui PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) mencatat volume lalu lintas rata-rata 40.888 kendaraan per hari sepanjang 2025, melampaui target RKAP.
"Pendapatan ruas Tol Cimanggis-Cibitung saat ini mencapai sekitar Rp2,3 miliar per hari dan diproyeksikan terus meningkat seiring pertumbuhan trafik dan rencana penyesuaian tarif," ujar Anindya.
Sementara, Anindya menjelaskan, bahwa bisnis infrastruktur digital melalui PT Multi Kontrol Nusantara (MKN) juga mencatat tren positif, dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 14,9 persen menjadi Rp358,9 miliar.
Dalam hal ini, BNBR turut mendukung pemerataan akses internet nasional melalui pembangunan jaringan fiber optik lebih dari 8.000 kilometer serta jaringan FTTH dengan cakupan lebih dari 320 ribu homepass.
"Upaya pengembangan teknologi digital juga diperkuat melalui implementasi Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan machine learning," ujar Anindya.