IDXChannel - Emiten perdagangan besar telekomunikasi dan konsultasi manajemen, PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) membidik pertumbuhan pendapatan hingga 10 persen sepanjang 2026 dengan laba bersih Rp40 miliar.
Direktur Utama PMUI, Agus Susanto mengaku optimistis dengan target tersebut meski perseroan dalam proses pelepasan kepemilikan saham di anak perusahaan, PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM).
"Kita harapkan penjualan itu kurang lebih tumbuh 10 persen kemudian laba mungkin kita harapkan bisa kembali ke 40 miliar setelah konsolidasi," katanya dalam Public Expose yang digelar secara virtual, Senin (11/5/2026).
Hingga kuartal I-2026, PMUI membukukan pendapatan sebesar Rp1,18 triliun, naik 23,11 persen dari Rp963 miliar pada periode yang sama tahun 2025.
Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp9,55 miliar, atau meningkat dari Rp5,28 miliar pada kuartal I-2025.
"Saat ini laporannya saya rasa cukup bagus. Kemarin kita sudah submit pertumbuhannya cukup baik," kata Agus.
Untuk mencapai target 2026, perseroan berencana melakukan diversifikasi usaha dengan masuk ke sektor perhotelan dan restoran.
Perseroan mendirikan anak perusahaan, PT Griya Prima Indonesia (GPI) pada 10 Februari 2026 dengan setoran modal Rp250 juta.
Menurut Agus, perseroan masih melakukan kajian dan menyusun strategi agar bisnis baru tersebut dapat memberikan hasil optimal dan mendukung peningkatan kinerja perusahaan.
"Saat ini masih dalam kajian dan lagi penyelesaian strategi untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari anak perusahaan. Kalau begitu kita akan memasuki dunia diversifikasi bisnis yang lain yang dapat meningkatkan kinerja dari perseroan," tutur dia.
(DESI ANGRIANI)