IDXChannel - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) meraih kredit senilai Rp2 triliun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) untuk pengembangan bisnis grup.
Fasilitas pembiayaan tersebut berbentuk revolving credit facility (RCF) dengan jangka waktu selama 12 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian pada 23 Juli 2026.
Kredit tersebut akan digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan korporasi, termasuk modal kerja, belanja modal atau capital expenditure (capex) dalam lingkup Grup Perseroan, serta investasi mendatang.
Corporate Secretary Indoritel Makmur, Kiki Yanto Gunawan mengatakan, fasilitas kredit dari SMBC Indonesia diberikan dalam bentuk clean facility, sehingga perseroan tidak diwajibkan menyediakan agunan maupun jaminan.
"Berarti perseroan tidak diwajibkan menyediakan agunan atau jaminan atas fasilitas kredit tersebut," ujar Kiki dalam keterbukaan informasi BEI, JUmat (24/7/2026).
Adapun fasilitas kredit tersebut menggunakan skema suku bunga mengambang (floating rate) dengan tingkat bunga berdasarkan IDR Cost of Fund (COF) ditambah marjin sebesar 0,75 persen per tahun.
Perseroan menyatakan, perolehan fasilitas kredit tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha DNET.
(DESI ANGRIANI)