IDXChannel - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) berencana merestrukturisasi separuh dari total 19 anak perusahaan yang dimiliki saat ini dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan.
Langkah tersebut dijalankan demi meningkatkan efisiensi operasional dan memperkokoh keberlanjutan bisnis, sejalan dengan mandat Danantara agar perseroan berfokus penuh pada kompetensi inti di sektor pertambangan batu bara.
Sebagai langkah awal perampingan organisasi, emiten tambang pelat merah ini baru saja menuntaskan penggabungan atau merger dua anak usahanya, yakni PT Bukit Energi Investama (BEI) dan PT Bukit Energi Servis Terpadu (BEST). Penataan entitas anak usaha ke depan akan diprioritaskan pada integrasi lini bisnis yang berkaitan langsung dengan ekosistem pertambangan dan energi.
"Saat ini PTBA memiliki 19 anak perusahaan setelah selesainya merger BEI dan BEST, sesuai arahan Danantara agar kami berfokus pada core competency bisnis batu bara. Dari jumlah tersebut, target kami sekitar separuh dari 19 anak perusahaan ini akan kami lakukan restrukturisasi secara bertahap dalam 1–2 tahun ke depan," ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTBA Una Lindasari dalam siaran paparan publik di Jakarta, Senin (7/9/2026).
Fokus perseroan pada bisnis inti ditopang kepemilikan konsesi tambang berskala besar yang tersebar di wilayah Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Timur, hingga rencana reaktivasi tambang Ombilin di Sumatera Barat pada tahun depan.