AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Dua Emiten Baru Geoprima (GPSO) dan Indo Oil (OILS) Resmi Melantai di BEI

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Senin, 06 September 2021 09:27 WIB
Dua emiten baru, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) dan PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (6/9/2021).
Dua Emiten Baru Geoprima (GPSO) dan Indo Oil (OILS) Resmi Melantai di BEI (FOTO:MNC Media)
Dua Emiten Baru Geoprima (GPSO) dan Indo Oil (OILS) Resmi Melantai di BEI (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Dua emiten baru, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) dan PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (6/9/2021).  

GPSO dan OILS akan menjadi perusahaan tercatat ke-30 dan ke-31 di BEI pada tahun ini. Geoprima Solusi telah melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sejumlah 166.666.600 lembar saham baru

atau setara dengan 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO. 

Saham baru tersebut ditawarkan pada harga Rp180 per saham sehingga keseluruhan dana IPO yang terkumpul adalah sebesar lebih kurang Rp30 miliar. 

Pada IPO ini, Perseroan juga menerbitkan Waran seri I secara cuma-cuma sebanyak 166.666.600 lembar saham atau sebesar 33,33% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran. Hal ini berarti setiap pemegang 1 Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 1 Waran seri I dimana setiap waran tersebut memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan yang dikeluarkan dari portepel. 

Direktur Utama GPSO, Karnadi Margaka menyatakan rasa syukur yang sebesar-besarnya, bahwa terlepas dari kondisi global maupun dalam negeri yang masih belum stabil sebagai akibat adanya Pandemi Covid-19, proses penawaran umum secara keseluruhan telah berjalan dengan lancar. 

"Tingginya antusiasme masyarakat terhadap IPO Perseroan juga menunjukkan kepercayaan dan harapan masyarakat yang tinggi terhadap pasar modal di Indonesia pada umumnya dan para prospek usaha Perseroan secara khusus," ujarnya dalam keterangan tertulis. 

Karnadi juga menyatakan keyakinannya terhadap prospek usaha industri Geospatial di tahun-tahun mendatang seiring dengan pemulihan ekonomi global maupun ekonomi nasional. 

Seluruh dana yang diperoleh selanjutnya akan digunakan seluruhnya untuk mendanai belanja modal, antara lain untuk pembelian aset berupa ruko dan pembelian peralatan berupa Lidar Optech untuk meningkatkan kapasitas operasional Perseroan. 

Selain belanja modal tersebut, sebagian dana juga akan digunakan untuk mendanai modal kerja, antara lain untuk pembelian persediaan berupa Unamanned Aerial Vehicle, untuk biaya pemasaran, promosi, dan iklan, serta untuk biaya sewa kantor perwakilan. 

Diketahui, selama masa penawaran total pesanan yang masuk mencapai 21,3x dari jumlah saham ditawarkan atau terjadi oversubscibed sebesar 20,3x dari total penawaran. Tingginya animo masyarakat terhadap penawaran umum Perseroan diperkirakan karena potensi pertumbuhan usaha yang tinggi di masa mendatang sebagai salah satu perusahaan yang bergerak pada sektor yang terkait dengan teknologi. 

Kemudian, Indo Oil Perkasa menjadi perusahaan pengolah kopra pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. OILS adalah produsen dan eksportir minyak kelapa yang berdiri pada tahun 2016 di Mojokerto, Jawa Timur, dan memproduksi minyak kopra (Crude Coconut Oil) beserta turunannya, yaitu minyak kelapa olahan (RBD Coconut Oil), serta bungkil kopra (copra meal). Produk-produk IOP telah dipasarkan ke Sri

Langka, Malaysia dan Tiongkok, dan siap diluncurkan ke negara-negara Asia Tenggara lainnya. 

Pertumbuhan Perseroan begitu pesat sehingga pada tahun 2020 sudah mampu berada di urutan ke-7 eksportir minyak kopra di Indonesia dengan penjualan hampir mencapai Rp300 milyar atau naik 300 persen dalam tempo lima tahun. 

Selain memproduksi minyak kopra (CNO) biasa, IOP juga memproduksi CNO premium dengan kualitas hamper setara dengan minyak kelapa yang telah melalui proses penyulingan (refinery). Ini berarti CNO premium produksi IOP memiliki kandungan asam lemak bebas maksimal 3% saja serta nihil kandungan alfatoksin dengan warna yang mendekati minyak goreng kelapa (RBD). Namun IOP tetap akan membangun pabrik penyulingan minyak goreng untuk dipasarkan ke dalam dan luar negeri. 

OILS akan menawarkan harga IPO sebesar Rp270 per saham, dengan melepas sebanyak 150 juta saham dengan nominal Rp100 dan meraih dana segar dari IPO sebesar Rp40,5 miliar. 

Perseroan secara bersamaan menerbitkan sebanyak 37,5 juta Waran Seri I yang seiringan dengan saham baru perseroan atau sebesar 12,34 persen dari total jumlah saham. 

Dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham, Waran Seri I tersebut diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang tercatat dalam daftar pemegang saham di tanggal penjatahan.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD