Namun, dalam sepekan perdagangan terakhir, tekanan jual mulai membayangi pergerakan saham tersebut.
Kondisi tersebut membuka peluang pengujian level teknikal terdekat. “Potensi selanjutnya akan menuju dan menguji level support terdekatnya pada 11.000 - 11.325,” imbuh BRI Danareksa.
Sebelumnya, Indo Premier menempatkan BUMI sebagai kandidat dengan probabilitas tertinggi untuk masuk MSCI Standard Cap, disusul oleh PTRO. Saat ini, kedua saham tersebut telah tercatat sebagai konstituen MSCI IMI (Investable Market Index) dan MSCI Small Cap Index.
Pandangan serupa juga disampaikan Trimegah Sekuritas, yang menjagokan BUMI dan PTRO dalam rebalancing MSCI terdekat.
Sementara itu, CLSA Sekuritas memprediksi komposisi MSCI Indonesia Standard Cap akan diisi oleh BUMI dan PT MD Entertainment Tbk (FILM).