IDXChannel – Dua saham konglomerat yang dijagokan masuk ke indeks global MSCI Standard Cap dalam rebalancing Februari mendatang kehilangan tenaga belakangan ini. Analis pun menyoroti sejumlah hal penting.
Keduanya adalah emiten batu bara milik Grup Bakrie-Grup Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), serta PT Petrosea Tbk (PTRO) yang berada di bawah Grup Barito milik taipan Prajogo Pangestu.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/1/2026), pukul 10.43 WIB, saham BUMI stagnan di level Rp386 per unit usai jatuh 6,76 persen sehari sebelumnya. Alhasil, dalam sepekan saham BUMI merosot 5,85 persen.
Setali tiga uang, saham PTRO tergelincir 6,67 persen menjadi Rp11.550 per unit, memperpanjang tren pelemahan menjadi empat hari berturut-turut. Dengan ini, saham PTRO jatuh 10,47 persen secara mingguan.
Pengamat pasar modal Michael Yeoh menjelaskan bahwa tekanan pada sejumlah saham tidak semata-mata bersifat teknikal.