Komitmen tersebut dibuktikan dengan total realisasi belanja produk dalam negeri (PDN) SIG sepanjang 2025 yang mencapai Rp21,79 triliun, atau setara 93,47 persen dari total belanja barang dan jasa sebesar Rp23,32 triliun.
Bagi Vita, capaian ini merupakan wujud kontribusi SIG terhadap upaya Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah situasi global yang menantang.
Selain itu, SIG juga memperkuat daya saing produk lokal melalui inovasi, termasuk pengembangan semen rendah karbon yang memanfaatkan bahan baku domestik dan mendukung efisiensi energi serta penurunan emisi.
"Faktor keberlanjutan dan efisiensi selalu menjadi fondasi utama kami dalam menjalankan operasional Perseroan. Kami juga memastikan setiap proses bisnis tidak hanya efisien, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penguatan industri nasional dan keberlanjutan lingkungan," ujar Vita.
(taufan sukma)