Dukung Langkah Pemerintah, OJK Ubah Jam Perdagangan di Bursa Efek

Market News
Fahmi Abidin
Kamis, 26 Maret 2020 12:15 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dukung langkah Pemerintah untuk cegah penyebaran virus korona (Covid-19) dengan mempersingkat jam perdagangan di Bursa Efek.
Dukung Langkah Pemerintah, OJK Ubah Jam Perdagangan di Bursa Efek. (Foto: Ist)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dukung langkah Pemerintah untuk cegah penyebaran virus korona (Covid-19) dengan mempersingkat jam perdagangan di Bursa Efek, Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA), serta mempersingkat waktu pelaporan di Penerima Laporan Transaksi Efek (PLTE).

Harmonisasi OJK juga dilakukan dengan kebijakan sektor jasa keuangan bersama Bank Indonesia yang mempersingkat jam operasional Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI- RTGS).

OJK telah meminta kepada PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

Pertama yakni waktu perdagangan di Bursa Efek dari hari Senin s/d Jumat, menjadi sesi I: jam 09.00 sd 11.30, dan sesi II: jam 13.30 sd 15.00. Kedua waktu perdagangan SPPA menjadi jam 09.00 s/d jam 15.00. Ketiga adalah waktu operasional PLTE menjadi jam 09.30 s/d jam 15.30.

Sementara itu, kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (PT KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (PT KSEI) untuk melakukan penyesuaian waktu proses penyelesaian dan kegiatan operasional lain dalam hal dibutuhkan.

Penyingkatan jam perdagangan Bursa Efek, jam perdagangan di SPPA dan waktu operasional PLTE serta penyesuaian waktu proses penyelesaian oleh PT KPEI dan PT KSEI tersebut berlaku sejak 30 Maret 2020 atau sejak penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan layanan publik Bank Indonesia sampai dengan berakhirnya batas waktu yang ditetapkan kemudian oleh Otoritas Jasa Keuangan. (*)

Baca Juga