Pada segmen penjualan barang serta jasa distribusi dan logistik energi, Elnusa juga mencatat pertumbuhan volume angkutan bahan bakar minyak (BBM) lebih dari 22 persen secara tahunan. Peningkatan tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan layanan transportasi energi di berbagai wilayah operasional.
Perseroan juga terus memperluas cakupan layanan melalui pengelolaan depot energi, distribusi LPG, pelumas, serta bahan kimia industri.
Selain memperkuat bisnis inti, Elnusa juga mendorong diversifikasi portofolio usaha melalui pengembangan jasa survei seismik untuk sektor nonmigas seperti batu bara serta pengiriman Oil Country Tubular Goods (OCTG) ke pasar internasional, termasuk proyek pengiriman ke Aljazair melalui kerja sama dengan mitra strategis.
Arief menambahkan, strategi pengembangan usaha tersebut juga tercermin dari perolehan kontrak perseroan sepanjang 2025 yang tetap kuat di tengah dinamika industri hingga memasuki 2026.
“Karena itu, Elnusa akan terus memperkuat kapabilitas teknologi, integrasi layanan, serta kolaborasi dengan mitra strategis untuk menangkap peluang pertumbuhan industri energi,” tutur Arief.
(DESI ANGRIANI)