Selain itu, Elnusa Petrofin mempercepat penanganan armada yang mengalami gangguan melalui penguatan dukungan teknis, penambahan mekanik dari agen tunggal pemegang merek (ATPM), peningkatan ketersediaan suku cadang, serta penyediaan stok ban siap pakai guna mempercepat proses perbaikan armada.
Untuk mempercepat pemulihan distribusi, operasional SPBU dan Terminal BBM Medan dioptimalkan selama 24 jam. Perseroan juga memberikan dukungan operasional bagi AMT dan personel Fuel Terminal melalui penyediaan berbagai kebutuhan pendukung agar kesiapan operasional tetap terjaga.
Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, mengatakan perseroan mengerahkan seluruh sumber daya terbaik guna menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.
"Keandalan distribusi energi merupakan prioritas utama kami. Elnusa Petrofin bergerak cepat dengan memperkuat armada, personel operasional, sistem pemantauan distribusi, hingga dukungan teknis di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Langkah-langkah ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung ketahanan energi nasional serta memastikan layanan distribusi berjalan secara aman, andal, dan berkelanjutan," ujarnya.
Doni menegaskan, operasional Elnusa Petrofin tetap berjalan normal dan kondusif. Perseroan juga terus menegakkan disiplin terhadap setiap pelanggaran yang terbukti dilakukan personel operasional sesuai ketentuan yang berlaku, sembari memperkuat kapasitas SDM melalui proses rekrutmen dan penambahan personel baru.