Dalam proses pengembangan proyek, perseroan sebelumnya memperoleh dukungan pembiayaan dari induk perusahaan, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), yang memungkinkan pembangunan proyek dilakukan secara efisien sebelum perseroan melaksanakan penawaran umum perdana saham.
Seperti yang disampaikan dalam prospektus, setelah IPO, perseroan melakukan penyesuaian struktur permodalan sebagai bagian dari pengelolaan neraca yang lebih optimal.
Tambang Emas Pani memiliki estimasi sumber daya mineral lebih dari 7 juta ounce emas dan dirancang sebagai operasi tambang terbuka dengan metode Heap leach, dengan potensi peningkatan kapasitas pengolahan secara bertahap seiring pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach yang direncanakan mulai berproduksi pada 2028.
Sepanjang periode laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit untuk tahun berakhir pada 31 Desember 2025, kata Boyke, EMAS berfokus pada penyelesaian pembangunan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, yang merupakan proyek emas utama perseroan.