IDXChannel - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) bakal menutup enam gerai anak usahanya, ritel Giant, di sekitaran Jakarta. Kabar ini terbilang mengejutkan mengingat perusahaan tersebut baru saja menutup 26 gerai ritel Hero pada awal tahun ini.
Untuk menjawab pertanyaan publik, IDXChannel melakukan penelusuran langsung ke lapangan guna mencari tahu alasan dibalik penutupan enam gerai tersebut. Berdasarkan laporan reporter Y. I. Wicastya, penutupan setiap gerai agaknya tidak berpaku pada kondisi keuangan perusahaan.
Diungkapkan seorang pegawai di Giant Cinere yang tidak bisa disebutkan namanya, tutupnya gerai di Cinere terkait biaya sewa yang naik hampir dua kali lipat. Wacana penutupan sendiri sudah bergaung sejak awal tahun. Namun akhirnya digulirkan secara mendadak, sekitar minggu lalu.
“Masing-masing sih permasalahannya (tiap gerai). Mungkin ada yang (target) salesnya tidak mencapai. Kalau di sini salesnya bagus tapi sewanya mahal,” ujarnya.
Ia mengaku pihak perusahaan tidak pernah menjelaskan alasan penutupan gerai terkait dengan kondisi keuangan. Meski demikian, strategi promosi yang dilancarkan ‘menyambut’ tutupnya toko justru menyiratkan adanya masalah keuangan tersebut. Giant memberikan potongan harga yang barangsur semakin besar, untuk menghabiskan stok barang yang ada.