Pergerakan pasar terjadi menjelang pekan yang padat dengan rilis data ekonomi dan laporan keuangan perusahaan, yang diperkirakan menguji ketahanan reli pasar saham AS serta kondisi fundamental korporasi.
S&P 500 mencatat kenaikan mingguan untuk dua pekan berturut-turut pada pekan lalu, meskipun pasar diwarnai volatilitas saham semikonduktor dan meningkatnya ketegangan AS-Iran yang kembali memunculkan kekhawatiran terhadap inflasi.
Sejumlah bank besar Wall Street akan memulai musim laporan keuangan kuartal II pekan ini.
Laba perusahaan-perusahaan dalam indeks S&P 500 diperkirakan tumbuh 23,7 persen pada kuartal II dibandingkan periode yang sama tahun lalu, berdasarkan data LSEG I/B/E/S.
Investor juga akan mencermati sejumlah data ekonomi penting, dimulai dari rilis indeks harga konsumen (CPI) Amerika Serikat pada Selasa. Data inflasi tersebut berpotensi mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga.