sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Eskalasi Geopolitik dan Isu Efisiensi APBN Tekan Rupiah ke Rp17.936

Market news editor Rohman Wibowo
23/07/2026 16:25 WIB
Rupiah terkoreksi 19 poin atau sekitar 0,11 persen persen ke level Rp17.936.
Eskalasi Geopolitik dan Isu Efisiensi APBN Tekan Rupiah ke Rp17.936 (Foto: iNews Media Group)
Eskalasi Geopolitik dan Isu Efisiensi APBN Tekan Rupiah ke Rp17.936 (Foto: iNews Media Group)

Selain mencermati perkembangan geopolitik, investor juga menunggu sejumlah data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar tertuju pada rilis data klaim pengangguran mingguan, disusul data awal S&P Flash PMI pada Jumat serta keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pekan depan.

"Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati sambil menunggu arah kebijakan bank sentral AS," ujar Ibrahim.

Dari dalam negeri, sentimen datang dari pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang membuka kemungkinan penyesuaian anggaran pertahanan dan kepolisian apabila kondisi fiskal dan target defisit anggaran menghadapi tekanan. Meski demikian, pemerintah menegaskan hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai pengalihan anggaran tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan terus meningkatkan efisiensi belanja negara, termasuk membuka opsi pengurangan anggaran pertahanan dan kepolisian apabila diperlukan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan kelaparan.

Di tengah tekanan eksternal, Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen Kebijakan tersebut ditempuh untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta tetap mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyaluran kredit ke sektor riil.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement