Dengan kata lain, perseroan telah menghentikan operasional armada taksi putih yang menjadi ciri khas Taxi Express. Sementara kerja sama dengan GOTO membuka peluang bagi perseroan untuk mengelola armada mobil listrik BYD M6 milik Gojek, termasuk pool penampungan kendaraan yang dilengkapi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Johannes awalnya berharap kerja sama ini akan berjalan dengan lancar di mana perseroan menargetkan mengoperasikan setidaknya 24 ribu armada taksi untuk memenuhi kebutuhan penumpang di Jabodetabek.
Dengan mengintegrasikan keahlian dalam pengelolaan armada dan teknologi aplikasi digital, perseroan berkomitmen menetapkan standar layanan transportasi yang lebih inovatif dan ramah lingkungan pada layanan GoCar. Namun, harapan tersebut pupus di mana kedua perusahaan sepakat untuk berpisah dan mengakhiri kerja sama.
(Rahmat Fiansyah)