sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Geopolitik Kembali Memanas, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per USD

Market news editor Anggie Ariesta
24/08/2026 15:39 WIB
Mata uang Garuda turun 27 poin atau sekitar 0,15 persen ke level Rp17.721 per USD.
Geopolitik Kembali Memanas, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per USD. Foto: iNews Media Group.
Geopolitik Kembali Memanas, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per USD. Foto: iNews Media Group.

Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan defisit pada triwulan sebelumnya yang tercatat USD3,6 miliar atau 1 persen PDB. Pelebaran defisit transaksi berjalan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor yang diprakirakan bersifat temporer. Salah satunya adalah kenaikan impor minyak sejalan dengan tingginya harga minyak dunia.

Walaupun transaksi berjalan mengalami pelebaran defisit, kinerja neraca pembayaran Indonesia (NPI) secara keseluruhan tetap terjaga. Pada kuartal II-2026, NPI mencatat defisit USD900 juta, jauh lebih rendah dibandingkan defisit USD9,1 miliar pada kuartal I-2026. 

Perbaikan tersebut ditopang transaksi modal dan finansial yang berbalik mencatat surplus USD12 miliar, setelah pada triwulan sebelumnya mengalami defisit USD4,8 miliar.

Serta posisi cadangan devisa Indonesia tetap terjaga. Pada akhir Juni 2026, cadangan devisa tercatat sebesar USD145,6 miliar. Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor, atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Angka tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor. Ke depan, BI memperkirakan prospek NPI tetap baik sehingga mendukung ketahanan eksternal Indonesia.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement