Penurunan tersebut terjadi meski belum lama ini struktur kepemilikan BACH resmi diperkuat oleh masuknya PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) sebagai pemegang saham pengendali.
Berdasarkan keterbukaan informasi, GTP yang merupakan entitas di bawah PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dan bagian dari ekosistem Grup Djarum telah menyelesaikan pelaksanaan transaksi opsi pada 14 Juli 2026.
Melalui transaksi tersebut, GTP mengakuisisi 1,04 miliar saham atau sekitar 25,52 persen modal ditempatkan dan disetor BACH dari PT Bach Multi Sukses Investama, sehingga kepemilikannya meningkat menjadi 51 persen.
Sebelumnya, Komisaris Utama BACH Anita Anwar mengatakan masuknya GTP diharapkan dapat memperkuat fundamental perseroan sekaligus membuka peluang sinergi dalam pengembangan bisnis infrastruktur telekomunikasi.
"Pengendali dari salah satu dari Grup Djarum, sebenarnya memperkuat posisi fundamental perusahaan BACH. Mengapa saya katakan demikian? Karena pada dasarnya GTP itu adalah perusahaan telekomunikasi, yang mana strength dan kekuatan dari BACH adalah juga pembangunan infrastruktur secara telekomunikasi dan juga secara maintenance," kata Anita usai perseroan resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (8/7/2026).