Melalui akuisisi tersebut, perseroan mengoperasikan dua PLTS dengan total kapasitas 21,3 MWp, terdiri dari fasilitas di Bintan berkapasitas 10,27 MWp dan di Batam berkapasitas 11,05 MWp.
Bukan Otomatis Dapat Kontrak
Meski program PLTS 100 GWp membuka peluang bisnis yang besar, investor perlu membedakan antara eksposur terhadap sektor PLTS dan kepastian mendapatkan proyek pemerintah.
Target pembangunan 100 GWp dalam tiga tahun tidak berarti seluruh emiten yang memiliki bisnis PLTS akan langsung memperoleh kontrak.
Perusahaan tetap perlu mengikuti proses pengadaan, memenangkan tender, memperoleh pendanaan, serta memastikan proyek dapat direalisasikan.
Karena itu, dampak program tersebut terhadap kinerja emiten akan sangat bergantung pada posisi masing-masing perusahaan dalam rantai bisnis PLTS.