AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2430
ACES
735
ACST
202
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
795
ADMF
8125
ADMG
176
ADRO
3140
AGAR
322
AGII
2230
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
104
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1525
AKRA
1160
AKSI
270
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
300
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.07
0.13%
+0.71
IHSG
7087.15
-0.09%
-6.13
LQ45
1006.87
0.11%
+1.08
HSI
19938.56
-0.51%
-102.30
N225
28864.25
-0.03%
-7.53
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Harga Batu Bara Merosot 4 Persen dalam Sepekan

MARKET NEWS
Athika Rahma
Jum'at, 10 Juni 2022 13:27 WIB
Harga batu bara dalam sepakan terakhir mengalami tren penurunan hingga 4 persen. Pada perdagangan siang ini, batu bara berada di USD396 per ton.
Harga Batu Bara Merosot 4 Persen dalam Sepekan (FOTO: MNC Media)
Harga Batu Bara Merosot 4 Persen dalam Sepekan (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Harga batu bara dalam sepakan terakhir mengalami tren penurunan hingga 4 persen. Pada perdagangan siang ini, batu bara berada di USD396 per ton.

Mengutip data pasar ICE NewCastle, harga batu bara untuk kontrak Juni 2022 menguat 0,15 persen menjadi US$ 396 per ton. Selama sepekan terakhir, harga batu bara anjlok 4 persen.

Untuk kontrak bulan Juli 2022, harga komoditas ini justru melemah 1,11 persen menjadi US$ 361 per ton. Hal yang sama terjadi pada harga batu bara kontrak bulan Agustus 2022 yang anjlok 1,8 persen. Bahkan sepekan terakhir, harganya ambles 8,89 persen.

Meskipun naik tipis, nyatanya di lapangan, permintaan batu bara masih melemah terutama dari China. Pelonggaran lockdown di beberapa wilayah di China sejak 1 Juni lalu nyatanya belum mendongkrak permintaan batu bara. Malah sekarang, sejumlah wilayah di Shanghai justru terpaksa lockdown kembali karena kasus Covid-19 yang meningkat.

Di sisi lain, ada India yang tengah mengalami krisis listrik karena suhu ekstrim di sana. Namun, India sendiri sudah meningkatkan produksi batu bara dalam negerinya untuk mencukupi kebutuhan pembangkit.

Selain itu, BUMN pertambangan India, Coal India, telah memutuskan untuk impor 2,42 juta ton batu bara hingga akhir September tahun ini. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD