AALI
10000
ABBA
212
ABDA
0
ABMM
825
ACES
1425
ACST
254
ACST-R
0
ADES
1640
ADHI
1050
ADMF
8000
ADMG
162
ADRO
1185
AGAR
414
AGII
1035
AGRO
880
AGRO-R
0
AGRS
545
AHAP
68
AIMS
510
AIMS-W
0
AISA
256
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
560
AKRA
3130
AKSI
755
ALDO
815
ALKA
240
ALMI
236
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.85
-1.35%
-6.35
IHSG
5833.86
-1.76%
-104.49
LQ45
869.49
-1.52%
-13.44
HSI
28194.09
0.59%
+166.49
N225
27824.83
-0.92%
-259.64
NYSE
16415.36
1.45%
+233.76
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,280
Emas
850,841 / gram

Harga CPO Cetak Rekor, Saham PP London Sumatra Bisa Tembus Level 2.000

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 15 Maret 2021 13:37 WIB
Saham PP London Sumatra diprediksi menembus Level 2.000 karena kenaikan harga CPO.
Saham PP London Sumatra diprediksi menembus Level 2.000 karena kenaikan harga CPO. (MNC Media)

IDXChannel – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasaran internasional mencetak rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir menjadi USD4.125 per metrik ton. Dimana dalam sepekan harga CPO melonjak hingga 10,26 persen.

Kenaikan harga CPO nyatanya berdampak untuk emiten di Indonesia. Sebab Indonesia merupakan supplier sawit mentah terbesar di dunia. CPO nyatanya juga turut mendongkrak kenaikan saham-saham berbasis CPO.
 
Dikutip program Market Opening IDX Channel, Senin (15/3/2021), sejumlah saham emiten berbasis CPO ikut terdongkrak seiring dengan kenaikan harga CPO di pasaran dunia diantaranya adalah PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) yang naik hingga 13,21 persen.

“Jadi kalau kita lihat pertama, secara fundamental. Kalau kita lihat LSIP fundamentalnya masih positif jadi tidak masalah kalau di hold sampai ending tahun 2021. Karena kalau dilihat dari CPO-nya sendiri, itu belum menyentuh ke level pra-pandemi. Otomatis itu masih ada ruang ya,” ungkap Equity Research Analyst PT Pani, Ishlah Bimo Prakoso, dalam program Market Opening IDX Channel, Senin (15/3/2021).

Kalau melihat LSIP, lanjutnya, itu masih ada potensi. “Kalau kita lihat secara fundamental sampai ending 2021, masih ada kemungkinan untuk naik sampai ke level 2.000,” katanya.

Selain LSIP, adapun emiten berbasia CPO yang juga alami peningkatan pada pekan lalu yakni, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melonjak 3,20 persen, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) naik 3,96 persen, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) naik 10,39 persen, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) menguat 18,42 persen, dan PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) yang menguat 7,74 persen dalam sepekan terakhir. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD