Permintaan untuk memenuhi kebutuhan menjelang festival di India, importir minyak sawit terbesar di dunia, juga memberikan dukungan tambahan terhadap harga.
Untuk November, Dewan Minyak Sawit Malaysia (Malaysian Palm Oil Council) memperkirakan harga CPO bertahan di atas 4.600 ringgit per ton.
India dan China berpotensi beralih ke minyak sawit di tengah perkiraan pengetatan pasokan minyak bunga matahari dan minyak kedelai.
Dalam jangka panjang, penerapan mandat biodiesel B50 di Indonesia diperkirakan menopang permintaan CPO.
Kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan konsumsi minyak sawit di Indonesia sebagai negara produsen terbesar di dunia. (Aldo Fernando)