Dari sisi pasokan, perhatian pasar tertuju pada Indonesia sebagai produsen terbesar dunia, menyusul rencana pemerintah menyita 4-5 juta hektare perkebunan setelah tahun lalu mengambil alih 4,1 juta hektare.
Analis memperingatkan, kebijakan ini, bersamaan dengan ekspansi biodiesel yang agresif, dapat memperketat pasokan global dan mendorong harga naik.
Namun, penguatan harga tertahan oleh melemahnya permintaan dari India, pembeli minyak sawit terbesar dunia.
Impor India pada Desember turun ke level terendah dalam delapan bulan, dipengaruhi konsumsi musim dingin yang lebih lemah serta meningkatnya penggunaan minyak nabati substitusi.
Estimasi Reuters juga menunjukkan persediaan minyak sawit Malaysia pada Desember menyentuh level tertinggi dalam hampir tujuh tahun.