Di sisi lain, harga minyak mentah melemah pada Jumat setelah prospek tambahan pasokan membaik menyusul mulai bergeraknya kapal tanker melalui Selat Hormuz yang kembali dibuka setelah kesepakatan damai Amerika Serikat (AS)-Iran.
Penurunan harga minyak mentah berjangka membuat minyak sawit menjadi opsi bahan baku biodiesel yang kurang menarik.
Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOC) memperkirakan harga minyak sawit mentah Malaysia bergerak di kisaran 4.400 ringgit hingga 4.650 ringgit per ton pada Juli.
Sementara itu, ringgit, mata uang perdagangan minyak sawit, melemah 0,51 persen terhadap dolar AS, sehingga membuat komoditas tersebut lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing. (Aldo Fernando)