IDXChannel - Harga minyak sawit mentah menguat pada Jumat (26/6/2026) setelah Indonesia memastikan program biodiesel B50 akan mulai diterapkan sesuai jadwal pada bulan depan.
Kebijakan tersebut diperkirakan meningkatkan konsumsi minyak sawit domestik Indonesia, sementara data ekspor yang lebih kuat sepanjang bulan ini turut menopang sentimen pasar.
Kontrak acuan CPO untuk pengiriman September di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 0,94 persen menjadi 4.600 ringgit Malaysia per ton hingga 14.57 WIB. Namun, kontrak tersebut masih melemah 0,99 persen sepanjang pekan berjalan.
“Kenaikan harga minyak sawit didorong oleh konfirmasi jadwal penerapan B50 serta ekspor minyak sawit Malaysia yang relatif lebih kuat sepanjang bulan ini,” ujar Kepala Riset broker minyak nabati Sunvin Group yang berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani, dikutip Reuters.
Menurut Bagani, harga berjangka minyak sawit naik setelah kontrak minyak kedelai di Chicago menguat pada perdagangan Kamis malam dan harga minyak sawit olein di Dalian menunjukkan pemulihan positif pada perdagangan Asia hari ini.