Namun volumenya masih berada di bawah rata-rata karena banyak pengilang beralih ke minyak kedelai setelah keunggulan harga minyak sawit terhadap minyak nabati pesaing menyusut, menurut lima pelaku perdagangan.
Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekspor minyak sawit mentah dan produk olahannya pada Januari-April 2026 mencapai 7,72 juta ton, naik 20,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (Aldo Fernando)