Indonesia sebagai produsen CPO terbesar dunia juga mulai menjalankan mandat campuran biodiesel B50.
Kebijakan tersebut diperkirakan meningkatkan penyerapan CPO untuk kebutuhan bahan bakar sekaligus mengurangi volume yang tersedia untuk ekspor.
Di sisi lain, kondisi cuaca kering mulai meningkatkan kekhawatiran terhadap produksi sawit di Indonesia dan Malaysia, yang merupakan produsen CPO terbesar dunia.
Fenomena El Niño diketahui dapat membawa kondisi yang lebih kering ke sejumlah wilayah Asia Tenggara sehingga berpotensi menekan produktivitas perkebunan.
Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) juga memperkirakan stok minyak sawit global akan turun ke level terendah dalam sembilan tahun pada musim 2026-2027, seiring meningkatnya permintaan untuk kebutuhan biofuel.