Melemahnya harga minyak mentah membuat CPO kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel.
Sebagai gambaran, harga minyak global anjlok signifikan sepanjang pekan ini.
Minyak Brent turun 9,07 persen ke USD90,38 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) merosot 11,45 persen ke USD83,85 per barel pada Jumat. Kedua acuan tersebut bahkan ditutup di level terendah sejak 10 Maret, menurut Dow Jones Market Data.
Meski demikian, penurunan harga CPO tertahan oleh pelemahan nilai tukar ringgit serta penguatan harga minyak nabati di bursa Dalian, China.
Dari sisi permintaan, prospek mulai membaik. Pembelian dari India, konsumen terbesar dunia, diperkirakan meningkat setelah impor pada Maret turun 19 persen ke level terendah dalam tiga bulan.
Sementara itu, faktor pasokan masih memberikan dukungan. Persediaan CPO tercatat turun untuk bulan ketiga berturut-turut hingga mencapai level terendah dalam tujuh bulan terakhir.