Sementara itu, The New York Times melaporkan Iran menerima proposal gencatan senjata dua pekan yang diajukan Pakistan dan telah disetujui oleh pemimpin tertinggi baru Iran.
Dewan Keamanan Tertinggi Iran mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan proposal 10 poin kepada Amerika Serikat melalui Pakistan, kata media pemerintah, seperti dikutip Reuters. Iran juga menyatakan bahwa pembicaraan dengan AS akan diadakan di Islamabad, Pakistan.
Imbasnya, harga minyak mentah AS (WTI) anjlok 9 persen ke USD103 per barel, sementara saham dan obligasi menguat.
Kontrak berjangka Treasury atau obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga naik, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset aman.
Futures menunjukkan potensi penguatan pasar saham Asia yang sebelumnya tertekan perang dan lonjakan harga energi. (Aldo Fernando)